Perdata atau Pidana? Baca Masalahnya Sebelum Melapor
Kontrak yang gagal, uang yang tidak kembali, dan janji yang tidak ditepati dapat memiliki karakter hukum berbeda. Kuncinya ada pada fakta, bukan label.
Satu peristiwa dapat terlihat sederhana tetapi memiliki lapisan hukum berbeda. Karena itu, jangan mulai dari pertanyaan 'pasalnya apa', tetapi dari 'sebenarnya apa yang terjadi'.
Kumpulkan fakta sejak sebelum hubungan dimulai: apa yang ditawarkan, apa yang disepakati, apa yang diserahkan, apa yang kemudian tidak dipenuhi, dan apakah ada tindakan tertentu sejak awal yang mengubah sifat masalah.
Pertanyaan penyaring awal
- Apakah ada perjanjian atau kesepakatan yang dapat dibuktikan?
- Apa kewajiban masing-masing pihak?
- Kapan masalah mulai muncul?
- Apakah ada fakta penting yang disembunyikan sejak awal?
- Apakah sudah ada sebagian pelaksanaan atau pembayaran?
- Apa bukti yang tersedia sekarang?
Jawaban atas pertanyaan itu biasanya jauh lebih membantu daripada langsung menempelkan istilah pidana atau perdata. Jika masih abu-abu, gunakan Huki untuk merapikan kronologi lalu konsultasikan dengan profesional.
Panduan terkait
Kasusmu punya fakta yang berbeda?
Ceritakan kronologi ke Huki untuk memetakan pertanyaan dan langkah awal.
Tanya Huki →Butuh pendampingan? Temukan profesional hukum berdasarkan lokasi dan bidang praktik.
