Jawaban singkat
Perceraian di Indonesia dilakukan melalui pengadilan dan tidak cukup hanya dengan pernyataan sepihak atau berpisah rumah. Forum pengadilan dan prosedurnya bergantung pada status perkawinan dan aturan yang berlaku.
Selain putusnya perkawinan, pengguna biasanya perlu memikirkan anak, nafkah, harta bersama, tempat tinggal, dan dokumen perkawinan.
Pertanyaan yang sering muncul
Sudah pisah rumah, apakah berarti sudah bercerai?
Tidak. Putusnya perkawinan karena perceraian memerlukan proses pengadilan sesuai ketentuan yang berlaku.
Apa yang perlu disiapkan sebelum mengajukan cerai?
Dokumen perkawinan, identitas seperlunya, data anak, tempat tinggal, kronologi alasan perceraian, serta bukti pendukung yang relevan. Tuntutan mengenai anak, nafkah, atau harta perlu direncanakan sejak awal.
Apakah semua perceraian prosedurnya sama?
Tidak. Prosedur dapat berbeda menurut agama, posisi suami/istri sebagai pemohon atau penggugat, domisili, dan tuntutan tambahan.
Dasar hukum & sumber
UU 1 Tahun 1974 jo. UU 16 Tahun 2019
Pasal 39 dan ketentuan perkawinan
JDIH BPKPerceraian dilakukan di depan sidang pengadilan setelah pengadilan berusaha mendamaikan para pihak; untuk bercerai harus ada alasan yang cukup sesuai ketentuan.
Buka sumber →PP 9 Tahun 1975
Pelaksanaan UU Perkawinan
JDIH BPKMengatur prosedur dan alasan perceraian dalam pelaksanaan UU Perkawinan.
Buka sumber →Inpres 1 Tahun 1991
Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam
JDIH BPKBagi perkara keluarga Islam, KHI menjadi pedoman penting di lingkungan Peradilan Agama untuk perkawinan, perceraian, hak keluarga, dan kewarisan.
Buka sumber →Langkah awal
- Pastikan dokumen dan status perkawinan.
- Tentukan pengadilan yang berwenang.
- Susun alasan dan kronologi dengan fakta yang relevan.
- Petakan tuntutan terkait anak, nafkah, dan harta bersama bila ada.
- Pertimbangkan konsultasi bila ada KDRT, aset besar, anak, atau sengketa yurisdiksi.
Bukti yang berguna
- Buku/akta perkawinan.
- Akta kelahiran anak jika relevan.
- Bukti domisili yang dibutuhkan.
- Bukti nafkah/biaya rumah tangga bila menjadi isu.
- Bukti peristiwa yang relevan dengan alasan atau tuntutan.
Batasan yang perlu dipahami
- Halaman ini tidak menentukan siapa yang 'pasti menang'.
- Hak setelah perceraian sangat tergantung fakta dan rezim hukum yang berlaku.
- Jika ada kekerasan atau risiko keselamatan, prioritaskan keselamatan dan bantuan yang sesuai.
Panduan ini adalah informasi hukum umum, bukan penilaian final atas suatu perkara. Fakta, dokumen, perubahan regulasi, dan putusan pengadilan dapat memengaruhi hasil analisis.