Nafkah Anak Tidak Dibayar setelah Cerai, Apa yang Bisa Dilakukan?
Keluarga
Editorial TanyaHuki · Contoh persoalan yang umum terjadi; bukan pertanyaan pengguna nyata.
Kronologi anonim
Orang tua yang mengasuh anak menanggung biaya sekolah dan kesehatan sendiri. Putusan perceraian mencantumkan nafkah bulanan, tetapi pembayaran berhenti. Orang tua lainnya mengatakan tidak ingin membayar karena sulit bertemu anak.
Pertanyaan
Apakah sengketa akses bertemu anak membenarkan berhentinya nafkah?
Jawaban singkat
Nafkah dan akses anak perlu ditangani menurut kepentingan anak, bukan saling dijadikan hukuman. Periksa isi putusan, tunggakan dan prosedur pelaksanaannya; perubahan kemampuan membayar juga perlu dasar yang jelas.
Penjelasan
UU Perkawinan menetapkan kewajiban kedua orang tua memelihara dan mendidik anak, serta mengatur tanggung jawab biaya setelah perceraian. Putusan konkret menentukan apa yang dapat diminta dilaksanakan. Bedakan kewajiban yang sudah diputus dari kebutuhan baru yang belum tercantum atau tuntutan nafkah yang belum pernah diajukan. Hitung tunggakan per bulan dengan mengurangi pembayaran yang benar-benar diterima. Ajukan permintaan tertulis dan tawarkan cara pembayaran yang mudah dicatat, tanpa menghapus hak anak secara tidak dipahami. Bila tidak ada penyelesaian, tanyakan mekanisme pelaksanaan putusan kepada pengadilan yang menangani; tidak semua penagihan dapat dilakukan melalui jalur yang sama. Ketidakmampuan ekonomi perlu dibuktikan dan diperiksa, bukan hanya dinyatakan sepihak. Pembatasan akses anak karena kekerasan atau risiko keselamatan perlu penanganan terpisah. Hindari membawa konflik kepada anak atau mengunggah identitas dan kebutuhan pribadinya di media sosial.
Dasar hukum
UU 1/1974 Pasal 41 dan 45 mengatur kewajiban pemeliharaan anak setelah perceraian dan selama anak masih memerlukan pemeliharaan sesuai ketentuan. Isi putusan serta hukum acara menentukan pelaksanaan kewajiban.
Kebutuhan anak tetap menjadi pusat; tunggakan dan akses bukan alat saling membalas antarorang tua.
Langkah yang dapat dipertimbangkan
- Baca amar putusan dan buat tabel kewajiban, pembayaran serta tunggakan.
- Sampaikan permintaan pembayaran tertulis dengan bukti kebutuhan dan cara pembayaran yang tercatat.
- Minta informasi pelaksanaan putusan atau penetapan kewajiban yang sesuai pada pengadilan/pendamping.
Bukti yang sebaiknya disimpan
- Putusan dan dokumen status final sesuai prosesnya.
- Bukti transfer, tagihan pendidikan/kesehatan dan perhitungan tunggakan.
- Komunikasi permintaan nafkah serta alasan penolakan.
Kapan perlu profesional
Perlu advokat bila pelaksanaan putusan ditolak, pendapatan disembunyikan, kewajiban belum diputus atau ada kebutuhan anak yang mendesak.
Disclaimer
Informasi ini bersifat edukatif berdasarkan contoh editorial, bukan pendapat hukum atas perkara tertentu atau jaminan hasil. Fakta, dokumen, waktu kejadian, dan perubahan aturan dapat mengubah penilaian. Mintalah pemeriksaan profesional sebelum mengambil langkah yang berdampak hukum.
Sumber resmi
- UU 1/1974 tentang Perkawinan — diubah dengan UU 16/2019
Perceraian melalui pengadilan, pemeliharaan anak, nafkah, dan harta perkawinan.
Terakhir diverifikasi: 2026-10-06
