Foto Dipakai untuk Promosi Tanpa Izin, Bisa Meminta Dihapus?
Media Sosial dan Data
Editorial TanyaHuki · Contoh persoalan yang umum terjadi; bukan pertanyaan pengguna nyata.
Kronologi anonim
Seorang pelanggan mengetahui fotonya saat menggunakan jasa salon dipakai dalam iklan. Ia tidak ingat memberikan izin promosi, dan caption menyiratkan ia merekomendasikan layanan. Pemilik usaha mengatakan foto sudah pernah diunggah pelanggan sendiri.
Pertanyaan
Apakah usaha bebas menggunakan foto pelanggan yang pernah tersedia di media sosial?
Jawaban singkat
Tidak otomatis. Periksa izin penggunaan, tujuan promosi dan hak atas potret serta data pribadi. Pernah mengunggah foto tidak sama dengan menyetujui seluruh pemakaian komersial oleh pihak lain.
Penjelasan
Foto yang mengidentifikasi seseorang dapat berkaitan dengan data pribadi. Penggunaan untuk iklan perlu mempunyai dasar yang sah dan ruang lingkup yang jelas. Izin untuk dokumentasi kegiatan tidak otomatis mencakup iklan berbayar, perubahan caption atau kesan dukungan terhadap produk. Periksa formulir yang pernah ditandatangani, pemberitahuan privasi dan percakapan mengenai foto. Ada pula aturan hak cipta tentang potret, terutama penggunaan komersial dalam reklame atau periklanan. Hak fotografer atas karya dan hak orang yang dipotret bukan persoalan yang sama; membeli foto dari fotografer belum tentu menyelesaikan persetujuan subjek. Ajukan permintaan penghentian yang menyebut iklan dan media tertentu, serta minta koreksi kesan rekomendasi yang tidak Anda berikan. Jangan menghapus satu-satunya bukti sebelum menyimpannya. Jika ternyata pernah memberi izin, periksa batas waktunya dan prosedur penarikan menurut dasar serta perjanjian yang berlaku. Tuntutan uang tetap perlu alasan dan pembuktian, bukan otomatis timbul dengan jumlah yang ditentukan sepihak.
Dasar hukum
UU 27/2022 mengatur dasar pemrosesan data pribadi. UU 28/2014 tentang Hak Cipta Pasal 12 mengatur penggunaan potret untuk reklame atau periklanan secara komersial dengan persetujuan tertulis.
Izin atas potret dan dasar pemrosesan data perlu diperiksa berdasarkan pemakaian promosi yang benar-benar dilakukan.
Langkah yang dapat dipertimbangkan
- Simpan iklan, caption, media dan tanggal penggunaan.
- Minta salinan izin yang dijadikan dasar serta penghapusan/koreksi tertulis bila penggunaan tidak disetujui.
- Gunakan pengaduan platform dan pertimbangkan tuntutan jika pemakaian berlanjut atau menimbulkan kerugian.
Bukti yang sebaiknya disimpan
- Foto asli dan materi iklan lengkap.
- Formulir izin, syarat layanan serta chat pengambilan foto.
- Tanggapan usaha dan bukti dampak penggunaan.
Kapan perlu profesional
Perlu profesional bila iklan menjangkau luas, kontrak izin diperselisihkan, atau foto anak maupun data sensitif digunakan.
Disclaimer
Informasi ini bersifat edukatif berdasarkan contoh editorial, bukan pendapat hukum atas perkara tertentu atau jaminan hasil. Fakta, dokumen, waktu kejadian, dan perubahan aturan dapat mengubah penilaian. Mintalah pemeriksaan profesional sebelum mengambil langkah yang berdampak hukum.
Sumber resmi
- UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi
Hak subjek data, dasar pemrosesan, keamanan data, dan larangan pengungkapan tanpa hak.
- UU 28/2014 tentang Hak Cipta
Pasal 12 mengatur persetujuan tertulis untuk penggunaan potret dalam reklame atau periklanan komersial.
Terakhir diverifikasi: 2026-10-06
